Loading...
Sunday, July 14, 2013

DUNIA LAIN DI KAMPUS PNUP

Sumber Gambar : http://www.metanoiac.in/
Salam Persma...!!!

Berbicara tentang dunia kampus untuk masa sekarang, sama halnya dengan membicarakan masa – masa yang sudah pasti akan selalu dirindukan. Dunia kampus yang sarat dengan ilmu pengetahuan dan belajar tentang banyak hal selalu mengingatkan pada masa – masa menjadi mahasiswa, anak kost dan kerja part time serta lainnya. Nongkong di koridor kampus sambil menunggu dosen datang atau masuk ke perpustakaan demi wifi gratis atau bahkan mencari tempat makan sambil berbagi cerita apa saja yang dilakukan kemarin dan dimalam hari adalah hal yang biasa. Namun bukan hanya itu yang identik dengan anak kampus, ada hal yang tidak bisa dipisahkan dari dunia kampus selain ilmu pengetahuan yang di dapatkan dari bangku kuliah, satu hal yang saya maksudkan adalah organisasi. 

Di dunia kampus saat ini, banyak bermunculan organisasi – organisasi yang memiliki tujuan yang berbeda. Ada organisasi yang mengatasnamakan dakwah, ada yang mengatasnamakan jurusan, ada yang mengatasnamakan pendidikan, hobby dan kemanusiaan bahkan sudah banyak pula organisasi yang di susupi oleh kepentingan – kepentingan pribadi dan politik. 

Kongres di Sumpang Bitta, Pangkep
Dari sekian banyak organisasi di kampus, satu hal yang menarik minat saya semasa kuliah dulu adalah Organisasi Jurnalis atau pers, PERS MAHASISWA PNUP yang memiliki terbitan yang mereka namakan “Metanoiac”. Organisasi yang independen dan mengedepankan penyampaian informasi ke civitas Akademika khususnya di kampus Politeknik ini bahkan menarik minat banyak mahasiswa di tahun pendaftaran kala itu. Ada hal - hal yang menarik minat saya untuk bergabung di organisasi Persma PNUP, diantaranya tertarik dengan terbitan yang menandakan eksistensi lembaga Persma PNUP tersebut, dengan begitu organisasi itu masih bisa dikatakan “Ada”, disana kami bisa memajang karya atau tulisan yang bisa dibaca banyak orang, serta foto bersama dan nama yang terpampang di salam redaksi. 

Ketua umum pada masa saya mendaftarkan diri di Persma PNUP kala itu Kanda Suriadi. Gaya khas berkacamata sebagai simbol orang cerdas (betul gg sih?) dan celana diatas mata kaki dari ketua umum Persma kala itu. Saya adalah angkatan ke IV Persma yang semenjak di deklarasikan tahun 2004, dan mungkin masih menjadi angkatan terbanyak dari sejarah berdirinya PersMa sampai saat ini. 

Ada beberapa tahapan yang menurutku tidak mudah yang harus dilewati untuk bisa menjadi seorang anggota biasa terlebih menjadi pengurus inti di organisasi Persma. Mulai dari pendaftaran, tes wawancara, Kaderisasi dan Orientasi dan Diklat Jurnalistik dan lain – lain. Terbukti dari sekian banyak yang mendaftar dari jurusan saya waktu itu, hanya beberapa yang bertahan sampai pada tahap akhir. 

Rapat Triwulan di Tanjung Bayan
Pada setiap tahapan tersebut, bagi saya pribadi ada kesan tersendiri, bahkan masih saya ingat sampai saat ini. Pada awal –awal bergabung, jangankan berbicara atau mengeluarkan pendapat, bahkan batuk pada saat banyak peserta berkumpul atau rapat pun saya betul – betul segan, malu dan tidak berani. Namun perlahan tapi pasti kebiasaan buruk itu bisa saya rubah, meski tidak banyak namun setidaknya ada perubahan. 

Dulu, saat acara pengkaderan dan orientasi yang diadakan di benteng Somba Opu, kami dipandu menuju sungai je’ne berang. Disana kami diminta minta membuat berita dadakan dan tanda tangan pada pada panitia, ketua umum dan pengurus - pengurus yang sama sekali belum kami kenal siapa – siapa orangnya. Kami diminta memperhatikan jembatan, kendaraan lalu lalang dan kemudian membuat berita yang untuk pemula sangatlah sulit. 

Ada juga hal memalukan yang saya alami pada saat diklat Jurnalistik di Gedung PGI, berhubung tempat tidur tingkat yang tidak mampu menopang orang – orang yang berat badannya diatas rata – rata, yang mengakibatkan sang tempat tidur ambruk saat itu juga sementara saya berada di tempat tidur atas saat itu. #pengalaman 

Kongres di Sumpang Bitta
Karena Persma identik dengan pencarian berita, ada pengalaman yang menguji kesabaran pada saat peliputan. Waktu itu saya ditugaskan meliput berita tentang isu pembangunan kampus dua Politeknik di Maros, narasumber utama saya adalah Direktur PNUP saat itu adalah Dr. Pirman dan mungkin masih sampai sekarang. Dari pagi sampai sore, saya di minta untuk menunggu dan akhirnya terpending sampai keesokan hari, wal hasil keesokan harinya pun masih sama, menunggu dan yang saya dapatkan saat memperoleh kesempatan wawancara langsung dengan beliau diwaktu yang sangat singkat dan tidak sebanding dengan menunggu saya adalah serangan pertanyaan balik, namun alhamdulillah selesai juga sebelum batas deadline yang ditentukan berkat bantuan parthner peliputan waktu itu. 

Begitu banyak perubahan dan perbedaan persma di tahun pertama saya bergabung dengan sekarang, diantaranya peralatan dan perlengkapan yang semakin canggih. Dulu kami masih harus menggunakan tape recorder yang harus dipinjam dari bagian kesekretariatan dengan cara yang tidak mudah, serta masih harus mencari atau membeli baru kaset untuk merekam apa yang narasumber katakan, dan kemudian mendengarkan ulang untuk kami rangkai menjadi sebuah berita.

Banyak hal dan kesan yang tidak mampu di tuliskan satu persatu, namun point penting adalah, Masihkah persma seperti dahulu, atau mungkin lebih baik atau malah ada kemunduran? Masihkan motivasi para pemburu berita di kampus membara dan mengasilkan terbitan yang berkualitas? 

Satu hal yang tidak akan pernah saya lupa adalah, apa yang diperoleh semua alumni - alumni Pers Mahasiswa termasuk saya sampai hari ini tidak luput dari pengalaman - pengalaman yang tidak ternilai harganya dari PersMas PNUP. Terima Kasih banyak saya ucapkan untuk PersMa dan semua yang berperan didalamnya.

Melalui Tulisan ini, saya ingin mengucapkan Happy Anniversary yang ke – 9 untuk PERS MAHASISWA POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG. Semoga semakin maju dan independent, tetap Eksis dan menghasilkan terbitan yang berkualitas serta terus melahirkan individu - individu yang cerdas dan Kritis.  Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Romadhan untuk teman - teman yang menjalankan.

Salam Persma....!!!

RATIH
NAP.IV.PERSMA.120.07-08

2 comments:

  1. Salam Persma Kak !!

    FADLI
    NAP IX. PERSMA. 200.12-14

    ReplyDelete

 
TOP