Loading...
Saturday, June 14, 2014

Soreku di Lamin Pohon

Sore, padanya harapan terik mentari telah berlalu menjelma menjadi kalem. Mencipratkan cahaya yang perlahan berpendar.

Sore, mengubah daun yang tadi melayu perlahan mulai mengumpulkan nafas karena sebentar lagi embun senja akan menyapa.

Sore, waktu dimana aku harus kembali merindu. Merindu pada suasana desa di pelosok sana. Rindu pada riuh tawa ibu - ibu yang menunggu petang datang saat para suami mereka masih setia di petak - petak sawah dengan gembalanya. Menunggu para suami yang tengah membajak petak - petak itu menjadi sumber yang akan menjadikan dapur - dapur rumah mengepuk.

Sore, selalu saja datang dan pergi seenaknya. Saat aku belum selesai menikmati potongan - potongan salad buahku yang kecut karena mayonise. Saat aku belum selesai merangkai mimpi - mimpi dan menciptakan puisi terindah untuk kupersembahkan ke pangeran senjaku.

Lamin pohon, 14 Juni 2014

#Lathifah Ratih

0 comments:

Post a Comment

 
TOP