Loading...
Minggu, 02 Agustus 2020

Dia

Mungkin sudah tiba saatnya bercerita  tentang setitik hal penting yang entah apa namanya.

Dia kadang datang menyerang dengan tiba - tiba, membuat dada ini sesak berkepanjangan dan sulit untuk terpejam. Sakit, nyeri, sesak, iyah semua bercampur menjadi satu menekan dan memojokkan. Konsultasi terus berlangsung, tapi solusi tetap sama tanpa kesudahan.

Benda ajaib berbagai bentuk, rasa dan jenis sudah bercampur dengan darah dan daging. Bahan kimia itu semakin bertumpuk dalam tubuh, mungkin menyusun formasi untuk serangan lainnya, mungkin.

Kulit tak lagi sebaik dahulu, sendi dan otot pun tak sekuat dahulu, bengkak dan radang disana sini, katanya sistem imun sudah lemah, semua sudah saling menyerang satu dengan lainnya, ah.. mungkin mereka sudah lelah untuk bertahan dan berjuang bersama

Meski rasa pesimis terus menghantui, setidaknya masih ada Tuhan Sang Maha penentu segalanya. Meski Do'a dan ikhtiar telah dilakukan, namun jika waktu itu akan segera datang siapa yang bisa menghindarinya? Bukankah itu hal yang pasti?

Ikhlas adalah satu cara untuk masih tetap bisa tersenyum, meski begitu getir karena sang amanah masih sangat belia untuk menerima segala konsekuensi.


Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar

 
TOP