Loading...
Friday, December 5, 2014

Teman Jalan jadi Cinta

Friendship
Udah lama sih pengen posting tentang tema "Friend Zone", hanya saja baru kali ini betul - betul tergelitik untuk menulisnya setelah membaca postingan salah satu teman BLogger. Tulisan ringan dan lucu, kadang senyum sendiri kalau ngebayangin yang sementara dibaca adalah pengalaman sendiri.

Sekarang ini, Indonesia lagi diserang oleh beragam Komunitas, baik itu komunitas dunia maya maupun nyata bertebaran dimana-mana. Punya komunitas menurutku bagus, positifnya banyak asal tidak disalah gunakan. Seperti di beberapa pemberitaan akhir-akhir ini yang katanya ada sekumpulan komunitas yang meresahkan warga. Nahhh.. Itu yang salah.....!!!

Kenapa saya bilang Komunitas itu banyak nilai positifnya? Karena Komunitas membuat orang menjadi aktif dan sarat pengalaman dan ilmu. Di komunitas, orang yang pendiam mendadak cerewet, yang anak rumahan mendadak jadi anak tukang ngumpul alias kopdar. (pengalaman) ha ha

Komunitas juga identik dengan kopDar (kopi darat), gathering dan semancamnya. Meski komunitasnya onLine, akan ada waktu dimana pengen ketemu langsung. Rasa penasaran untuk melihat wajah-wajah teman - teman yang biasa diajak bercanda itu segunung. Kadang di dunia maya, ada orang-orang tertentu yang menarik perhatian saat berdiskusi atau bertukar pendapat, sudah pasti tidak lain waktu yang ditunggu adalah moment gathering dong yahh. Sekalian pengen lihat Ha ha (halah)


Nah.....!!!!
(nah lo),  hayooo.....!!!
Pas kopdar itu sudaaah, waktunya unjuk gigi dan tepe tepe, kali aja yang menarik di dunia maya itu juga menarik untuk dilirik di dunia nyata......Haha. Sarannya sih kalau memang masih single, tidak ada salahnya kan berpenampilan menarik, kali ada yang memang jodohnya ketemu disitu kan yah???.... (saran menyesatkan), kecuali memang penampilan bawaan lahir sudah begitu - begitu, yaaa terima kenyataan aja, tampilkan apa adanya. Hehe


Tapi meski sudah penampilan semenarik mungkin, sampai kaca di rumahpun sudah diajak ngobrol kalau orang yang pengen dilirik gag datang kopdar, yaaa kan kecewa kan yah? (pastinya) atau... Atau.... Atau.... Mendadak pas kopdar dia bawa serta gandengannya? Ha ha, kecewanya plus-plus. Kalau orang bugis bilang, massajeng rennu (kecewa berat).


Tapi dari kesemua progres diatas, ada yang lebih menarik untuk jadi catatan. Apa itu??? 

Tadaaaaaa...... 
Teman jalan jadi Cinta (akhirnya masuk tema juga).

Kalau yang ini, tidak menutup kemungkinan harus di komunitas yang sama. Bisa saja karena temannya teman yang kebetulan tetanggaan, atau teman yang hobby sama, suka ke mall bareng, ke laut bareng atau ke gunung bareng. Karena intensitas pertemuan yang mungkin sering, atau karena komunikasi yang lancar dan nyaman, tiba-tiba ada rasa yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata - kata (halah) mendadak muncul di relunh hati terdalam.

Pada dasarnya rasa itu tidak salah, karena itu sudah kodrat seorang manusia normal, asal berlawanan jenis loh yah. Kalau ibarat magnet negatif sama negatif atau positif dengan positif, nah....itu....itu...itu saya tidak komentar dah. Ha ha

Letak masalahnya disini adalah, bagaimana caranya mengatasinya? Memang, sebagai seorang teman jalan yang mungkin saja sudah dijadikan sahabat, kalau mendadak rasa itu hadir dalam perjalanan hidup berdua bakalan repot. Deket dikit mendadak deg deg, takut natap matanya de el el, padahal sebelumnya tidak begitu adanya.

Terlebih lagi kalau kadang jalannya bertiga atau berempat.
Kadang mungkin pengen nunjukin kalau rasa itu ada, tapi gag enak ama teman yang lain. Atau mungkin pengen bilang tapi takut dijauhin dan akhirnya tidak berteman lagi, dilema akut ya kan?Atau pas mau menunjukkan atau menyatakan perasaan itu, mendadak kita baru tahu juga kalau ada sahabat kita yang juga punya rasa yang sama ama si Doi, nah loo..... (pasrah)

Kalau sudah begitu adanya, kesimpulan saya sih simple. Daripada merusak persahabatan dan bertemanan yang aman tentram dan sejahtera karena rasa. Sebagai seorang perempuan bugis yang dominan rasa siri' (malu)nya, yo wes saya ngalah ajah..toh kalau jodoh tidak akan kemana kan?.

Selain itu, ada salah satu yang saya ingat Sabda Rasulullah SAW dalam Hadist yang riwayatkan oleh Hakim, Khatib, Ibnu Asakir, Dailami dan lainnya yang berbunyi : "Barang siapa yang jatuh cinta, lalu tetap menjaga kesucian dirinya, menyembunyikan rasa cintanya dan bersabar hingga mati, maka dia mati syahid".

Selain itu, jika memang betul-betul.memiliki rasa, dalam hal ini cinta pada seorang hamba Alloh karena memang berdasar "Loving because of Alloh" dan juga kita tahu kalau yang kita cintai juga punya rasa yang sama, bukan karena nafsu. Nyatakan itu jika niatnya untuk pernikahan, dengan begitu mungkin sahabat yang juga memiliki rasa yang sama memang akan kecewa tapi bisa memaklumi.

Dalam sebuah Hadist riwayat Al-Bazar dengan Sanad Hasan dari Abdullah bin Amr, Rasulullah SAW juga berkata : "Siapa yang mencintai seseorang karena ALLAH, kemudian seseorang yang dicintainya  itu berkata 'Aku juga mencintaimu karena ALLAh', maka keduanya akan masuk surga. Orang yang lebih besar cintanya akan lebih tinggi derajatnya daripada yang lainnya. Ia akan digabungkan dengan orang orang yang mencintai karena ALLAH".

Dalam hal ini, bukan orang yang menerima cinta seorang pria/wanita karena nafsu lalu menyakiti perasaan sahabat/temannya yang juga memiliki rasa, lantas mereka putus dikemudian hari, karena itu hanya akan menyisakan dua lubang pedih yang dalam dikedua teman jalannya.

So, Anda akan pilih yang mana?
Apapun pilihan Anda, semua dikembalikan pada ALLAH. Wallau alam

Makassar, 6 Desember 2014
#Lathifah Ratih 

5 comments:

  1. Allah telah mengatur hubungan antara sesama manusia, termasuk sesama lawan jenis karena pastinya Allah tahu fitrah kita, misalnya kutub positif dan negatif tadi yang akan saling tarik menarik..hehe..
    Yang jelas, tetaplah pada jalur-Nya, insya Allah untuk masalah jodoh kita akan mendapatkan yang terbaik. Jodoh adalah rahasia Allah, yang manakala rahasia itu terungkap, terkadang kita terkesima, "Ternyata dia jodohku". Ehm, pengalaman pribadi :D
    Mampir ke blogku di'.. Kalau berkenan follow balok ;)

    ReplyDelete
  2. Komunitas bloofers ya? Sepertinya saya kenal kak :p

    ReplyDelete
  3. Hahaha,
    iya teh jodoh ngga kemana, tapi tukang tikung dimana mana. Hahahahaha.
    Bagus teh kesimpulannya. Ini curhatan pribadi ya teh ?
    Wah, kayaknya udah berpengalaman nih soal friendzone, hihihih.

    Salam kenal, teh :))

    ReplyDelete
  4. Sajeng Rennu? Anci laricci? Bagus itu kelong nya! ;D

    ReplyDelete
  5. faktanya, menikahi best friend mengurangi resiko perceraian lebih dr 70%. initial kata penelitian, bukan saya lho..

    ReplyDelete

 
TOP